You are here
Home > Lifestyle > Tujuan Investasi Reksadana yang Bisa Dicapai dengan Pinjaman Uang

Tujuan Investasi Reksadana yang Bisa Dicapai dengan Pinjaman Uang

Tujuan Investasi Reksadana yang Bisa Dicapai dengan Pinjaman Uang

Kelihatannya sepele, tapi sebetulnya cukup fundamental. Sama halnya dengan kehidupan ini. Saat hanya sekadar hidup tanpa tujuan demi tujuan, hidupnya jadi tidak fokus dan cenderung ala kadarnya. Setidaknya, tujuan investasi reksadana sudah Anda miliki ketika mengambil pinjaman uang. Tujuan investasi ini bisa mencakup hal-hal berikut ini.

Investasi demi Masa Pensiun

Masa pensiun merupakan masa ketika seseorang berada di ujung perjalanan karir. Ditandai dengan umur yang melebihi 50 tahun atau 64 tahun. Dengan menyisihkan uang seratus ribu atau beberapa ratus ribu untuk diinvestasikan ke reksadana, sama halnya Anda tengah menyelamatkan masa-masa sulit pada waktu itu. Tanpa harus bekerja lagi.

Investasi demi Pendidikan Anak di Masa Depan

Investasi untuk reksadana itu merupakan jenis investasi jangka panjang atau tahunan. Berhubung keuntungannya relatif kecil, maka baru terasa ketika beberapa tahun kemudian. Bagaimanapun, anak selalu membutuhkan pendidikan yang baik dan layak. Sedangkan secara finansial, Anda tidak tahu apa yang terjadi pada ekonomi keluarga saat anak tumbuh besar.

Investasi demi Rumah Idaman

Seseorang yang sudah lama mengontrak, pasti selalu mengidam-idamkan rumah baru. Biar setiap bulannya tidak ditagih-tagih oleh induk semang lagi. Begitu pula untuk Anda yang saat ini baru mulai bekerja. Pasti menginginkan bisa tinggal di rumah sendiri yang terpisah dari orang tua. Istilah lainnya, “malu kalau harus seatap dengan orang tua terus.”

Investasi demi Keinginan Naik Haji

Bagi kaum muslim, haji ke Tanah Suci Makkah jadi salah satu impian utama seumur hidup. Semua orang bisa menetapi rukun wajib Islam seperti syahadat, salat, puasa, dan zakat. Tapi hanya orang mampu saja yang bisa menetapi rukun wajib Islam, yakni haji. Nah, dengan investasi di sektor reksadana, keinginan naik haji Anda bisa lebih cepat terpenuhi.

Jadi, sebelum investasi reksadana maupun mengambil pinjaman uang, pikirkan lebih dulu tujuan Anda berinvestasi. Tujuan yang jelas memiliki arah yang lebih jelas pula. Biasanya akan didukung dari sumber pendanaan yang lain. Keinginan dan tujuan yang kuat bisa mendekatkan impian dengan kita layaknya jarak pada jari-jari tangan yang merapat.

Top