You are here
Home > Property > Ketahui Tips Memilih Dan Jalin Hubungan Baik Dengan Penyewa

Ketahui Tips Memilih Dan Jalin Hubungan Baik Dengan Penyewa

Ketahui Tips Memilih Dan Jalin Hubungan Baik Dengan Penyewa

Bisnis rumah kontrakan merupakan sebuah peluang usaha yang menggiurkan. Bagaimana tidak, selain memperoleh biaya sewa setiap bulannya, nilai jual rumah di Bandung sebagai aset berharga juga terus naik. Namun jika ingin untung, tentunya kamu perlu berhati-hati saat memilih penyewa. Mari kita lihat bersama tips saat memilih penyewa dan bagaimana cara untuk menjalin hubungan baik dengannya.

Jika kamu berencana untuk memulai bisnis rumah kontrakan mulai dari membangun sebuah rumah kontrakan atau sewaan, atau mungkin sudah menjalaninya. Tentunya salah satu kecemasan adalah menghadapi jenis penyewa atau penyewa yang variatif. Jika tidak memilih penyewa dengan hati-hati, alih-alih untung malah buntung nantinya. Jika kamu ingin rumah kamu terawat dengan baik dan sistem sewa menyewa lancar, sebaiknya lakukan seleksi bagi penyewa. Melalui artikel berikut ini, akan membagikan beberapa tips untuk memilih penyewa agar bisnis rumah kontrakan menguntungkan.

Setelah memilih penyewa yang tepat dan sesuai, bukan berarti tugas kamu selesai sampai di situ. Jika penyewa cocok dengan kamu, kamu tentunya ingin ia berlama-lama menyewa rumah kamu bukan? Langkah kedua yaitu dengan menjalin hubungan baik dengan penyewa agar kontrak sewa dapat berjalan lancar dan lama. Selain tips memilih penyewa, dapatkan juga bonus tips menjalin hubungan baik dengan penyewa pada artikel berikut ini:

Mengecek Identitas dan Latar Belakangnya

Pengecekan disini maksudnya bukan menginterogasi penyewa layaknya polisi ya, bisa-bisa penyewa keburu takut dan kabur duluan. Namun kamu perlu mengajaknya berbincang-bincang santai untuk mengetahui beberapa informasi dasar mengenai penyewa. Contohnya, kamu ingin tahu status pernikahannya, apakah ia akan tinggal sendiri atau dengan keluarganya. Kemudian tanyakan pula dari mana kota asalnya dan apa tujuannya pindah ke kota ini. kamu juga bisa bertanya lebih lanjut seperti apa pekerjaannya dan bekerja dimana.

Mengecek Kemampuan Finansial penyewa

Layaknya BI checking yang selalu dilakukan saat kamu mengajukan pinjaman ke bank, kamu juga perlu melakukan pengecekan kemampuan finansial calon penyewa lho. Caranya adalah dengan menanyakan status kepegawaiannya, apakah ia sudah bekerja atau masih kuliah? Atau mungkin wiraswasta? Kamu bisa dengan sopan meminta slip gaji bagi penyewa dengan status karyawan. Jika penyewa merupakan mahasiswa, mintalah kartu tanda mahasiswa untuk melihat informasi kampus dan mengestimasi kira-kira berapa biaya kuliahnya.

Mengecek Binatang Peliharaan

Salah satu faktor yang kelihatannya sederhana namun patut dipertimbangkan adalah ada tidaknya binatang peliharaan. Sebagai contoh, jika pemilik rumah alergi terhadap binatang tertentu, sebaiknya minta kejujuran penyewa terkait binatang peliharaan. Mengapa demikian? Karena walaupun kelak penyewa sudah tidak tinggal di rumah tersebut, efek binatang peliharaan bisa saja tertinggal. Contohnya adalah bersin-bersin atau bahkan jatuh sakit akibat kutu dan bulu kucing.

Mengecek Tujuan penyewa Mengontrak

Walaupun sudah ditanyakan pada pengecekan identitas, tujuan mengontrak perlu diperdalami kembali. Sebagai contoh, apakah penyewa ingin menggunakan rumah sebagai tempat tinggal karena kesulitan mencari orang yang jual rumah di Bandung dengan murah atau menjadikan rumah sewaan sebagai tempat usaha? Jika kontrakan digunakan sebagai tempat usaha, kamu bisa meminta uang sewa lebih tinggi, karena tujuan kontrak mendukung usaha penyewa.

Setelah kamu mengenal penyewa dengan lebih jauh dan menyetujui perjanjian sewa atau kontrak akan rumah tersebut, kamu perlu menjalin hubungan sewa yang baik untuk memperoleh perpanjangan kontrak atau mencegah terjadinya keributan atau pertengkaran. Ingat bahwa disini kedua pihak sama-sama mencari benefit, sehingga dibutuhkan sebuah hubungan yang menganut prinsip win-win solution.

Jangan sampai salah satu pihak merasa dirugikan dan mencoba merugikan pihak lain atau memutuskan kontrak secara sepihak. Untuk mencegah hal-hal tersebut, berikut tips menjalin hubungan baik dengan penyewa .

Sambut dengan Baik atau Berikan Welcome Gifts

Mungkin kamu pernah menyewa sebuah hotel dan disambut dengan senyum manis dan welcome drink? Terlihat sederhana namun sangat membantu menghilangkan penat selama perjalanan. Demikian halnya dengan kontrak rumah, kamu bisa menyambutnya dengan baik pada hari pertama dengan menyediakan kue-kue kering atau minuman ringan. penyewa akan merasakan niat baik kamu dan menimbulkan kesan pertama yang baik. Hal ini juga akan menjadi awal dalam membangun hubungan baik kelak.

Memberikan Pelayanan yang Baik

Jangankan sewa rumah, di kedai kopi pun konsumen adalah raja. Dengan demikian, pelayanan yang baik sangat menentukan hubungan penyewa dan pemilik rumah. Pelayanan yang dimaksud bukanlah mengantarkan makanan atau melayani penyewa, namun dengan memberikan pelayanan terkait rumah. Misalkan, memberikan jasa renovasi jika terjadi kebocoran. Pelayanan seperti ini akan memberi simpati penyewa kepada kamu, sehingga hubungan penyewa dan pemilik rumah akan semakin berkembang dengan lebih baik lagi.

Menghormati Privasi penyewa

Walaupun hubungan baik bisa dibangun dengan silaturahmi, bukan berarti kamu terus-terusan mengunjungi rumah tersebut. Memang normal bagi pemilik rumah untuk mengecek rumah kontrakannya, namun privasi penyewa juga perlu diperhatikan. Perhatikan ritme kunjungan kamu agar tidak berlebihan. Dengan demikian hubungan baik tetap terjaga tanpa adanya pelanggaran privasi.

Dengan beberapa langkah mudah di atas, kamu bisa memperoleh keuntungan dari rumah kontrakan kamu dalam jangka panjang. penyewa akan merasakan benefit-nya dan betah mengontrak di rumah kamu. kamu pun memperoleh penghasilan pasif terus menerus.

Top