You are here
Home > Editor Pick > Arti Suara Kucing Mendengkur dan Cara Memahami Keinginannya

Arti Suara Kucing Mendengkur dan Cara Memahami Keinginannya

Kucing Mendengkur

Anda seorang cat lovers? Punya kucing peliharaan? Pasti kucing Anda pernah mendengkur. Kucing mendengkur mempunyai alasan mengapa ia mengeluarkan suara tersebut. Cara memahami apa arti suara kucing mendengkur juga perlu proses. Anda bisa membaca berbagai artikel kucing yang relevan untuk mengatasi dengkuran kucing yang berkelanjutan.

Rasa bingung ataupun cemas yang disebabkan kucing mendengkur secara terus menerus pasti ada. Perasaan semacam ini memang wajar Anda alami, sebagai bukti bahwa ada rasa kasih sayang kepada si kucing. Perasaan ini tentu harus diwujudkan agar si kucing mengetahuinya. Ketika kucing mendengkur, berusahalah menghadapinya dengan sabar.

Pertama, pahamilah bahwa setiap dengkuran kucing berbeda. Perhatikan karakteristik dari dengkuran yang dikeluarkan kucing. Karakter tersebut akan memudahkan Anda dalam memahami apa sebenarnya maksud kucing mendengkur. Ciri-ciri atau karakteristik tersebut adalah mencakup volumenya, intensitasnya, serta iramanya apakah bergetar atau lembut.

Suara kucing yang mendengkur bisa ada arti yang positif dan negatif. Dua arti yang berlawanan ini bisa dilihat dari ciri-ciri dengkuran yang dikeluarkan si kucing. Dengkurannya bernilai positif apabila ia mendengkur lembut dan berulang. Hal ini terjadi sebagai tanda bahwa ia mendengkur karena sedang merasa bahagia atau nyaman.

Kenyamanan ini bisa dibentuk dengan memberikan serangkaian perhatian melalui proses interaksi dan tindakan nyata yang ditujukan secara khusus untuk si kucing. Anda bisa secara rutin mengajaknya berbicara, mengelus, dan mengajaknya bermain, sebagai bentuk dari proses interaksi. Kehangatan hubungan antara kucing dan pemiliknya bisa dibentuk.

Kucing Mendengkur

Apabila ikatan antara si kucing dengan pemiliknya terjalin dengan baik dan klop, maka si kucing merasa senang. Pernahkah Anda memperhatikan ketika Anda mengelus ataupun menggendongnya, lalu kucing mendengkur lembut? Nah, itulah tanda bahwa ia mendengkur karena merasa bahagia.

Selanjutnya, adapula dengkuran yang lemas dan berulang. Inilah ciri-ciri dengkuran yang terjadi karena kucing sedang lemas, lelah, lapar, atau haus. Segera berikan langkah sigap untuk menanganinya. Berikan asupan makanan atau minuman untuk mengembalikan energinya agar kembali sehat kuat.

Setelah kucing makan dan minum, maka dengkurannya bisa berkurang dan tingkahnya kembali gesit. Anda bisa mengelusnya kembali agar ia bisa tertidur jika masih ingin beristirahat dengan nyenyak. Tempatkan si kucing di tempat tidur yang nyaman dan aman dari gangguan kucing lain ataupun suara bising dari keramaian.

Kucing juga membutuhkan ketenangan sama halnya seperti yang dibutuhkan manusia. rasa tenang ini timbul dari keamanan dan kenyamanan yang diberikan untuk si kucing. Berkaitan dengan hal ini, kucing akan mendengkur dengan suara bergetar apabila keamanannya terusik, misalnya akibat adanya ancaman dari kucing lain ataupun tempat yang kurang nyaman.

Segeralah atasi persoalannya dengan memberikan tempat aman dan nyaman. Ajaklah juga kucing untuk berinteraksi, seperti bermain atau berjalan-jalan. Hal ini akan melupakannya pada rasa takut akibat rasa yang terancam tersebut. perhatian untuk mengajaknya bermain atau berjalan-jalan akan mengurangi rasa bosan dan memberikan kenyamanan bagi kucing.

Apabila kucing terus menerus dalam keadaan nyaman, maka kucing tidak akan merasa stres atau tertekan. Kucing akan selalu aktif bergerak dengan kelucuannya yang mengundang tawa. Anda akan merasa senang dan tenang ketika kucing menunjukkan perilaku yang menyenangkan.

Suara kucing mendengkur saat sedang sakit atau mengalami gangguan kesehatan juga perlu diatasi. Karakteristik dengkurannya yang lemah dan berulang harus segera dipahami. Segera bawa kucing ke klinik apabila tidak terjadi perubahan berarti ketika diberikan asupan makanan minuman. Ayo, pahami kucing Anda dan berikan upaya yang terbaik!

Top